Kamis, 28 April 2016

MOTIFASI DARI PURNAMA

DARI PURNAMA

     Di saat malam tiba
     Aku yang hanya di temani gitar tua
     Dan tersinari terangnya cahaya purnama

            Didalam benakku aku hanya berfikir
            Untuk apa hidup ini
            Jika aku hanya diam seperti ini

     Aku yakin masa depanku akan jauh lebih baik dari saat ini
     Purnama itu tlah menyinari keglapan hatiku
     Yang menyadarkanku dari lamunan kosong
     Dan cahayanya memberiku arah dan tujuan.

     Agar aku bisa berlari dan tak hanya diam di tempat ini.

Jumat, 19 Februari 2016

PENGALAMAN BERSAMA CELANA CUTBRAI. (NGUNTOK)





            Di sekitar abad 19 celana cutbrai sangat di gemari dan menjadi salah satu trend bagi para pemuda bahkan para selebriti di zaman itu. Namun kepopoleran celana cutbrai yang ketat di bagian pinggang hingga paha dan melebar atau gombor di bagian lutut hingga ke bawah ini ternyata memiliki kelemahan atau bahkan bisa menyebabkan kerugian dari segi kesehatan maupun pada saat beraktifitas.
Salah satu pengalaman  lucu yang pernah teman saya alami  akan saya kisahkan pada postingan kali ini.

Ya.....!!
Apa yang akan anda lakukan ketika anda berpergian dan anda sedang berada di terminal mengenakan celana cutbrai lalu anda merasa pengen BAB?
Pasti anda akan berlari ataupun berjalan tergesa-gesa untuk mencari WC. Satu hal yang perlu anda ketahui bahwa di terminal pada jaman itu belum ada yang menggunakan kloset duduk, yah sudah di pastikan anda hanya akan menemukan kloset jongkok.
Ketika sampai di wc hal pertama yang di lakukan pasti melipat bagian bawah celana tersebut agar tidak basah dan jadi kain pel wc. Kemudian membuka celana dan menurunkannya lalu jongkok sembari NGEDEEEEN... Di situlah saat-saat paling bahagia dalam hidup anda... yaaaa... BAB pada saat yang tepat, wc pun bagai AVENGER yang telah menolong hidup anda dari ancaman ALIEN yang menyerang bumi. Namun setelah selesai BAB... PLEASEeeee... tolong priksa ulang dan kembalikan lipatan clana cutbrai yang kamu pakai itu seperti semula. Sebab bencana yang lebih besar akan terjadi apabila anda lupa memeriksanya.
Seperti yang terjadi pada teman yang saya ceritakan ini. Karena kelalayannya tersebut hal yang sangat memalukan terjadi. Sesampainya di terminal ia langsung naik ke bus sesuai arah kota tujuannya. Ketika di dalam bus penumpang-penumpang yang duduk di dekatnya di gegerkan dengan aroma bau yang sangat menyengat. Hingga bus berjalan bau itu bukannya semakin menghilang malah semakin menyebar ke seluruh bagian ruangan bus yang menyebabkan beberapa penumpang mabuk meski perjalanan belum terlalu jauh. Sampai akhinya seorang penumpang meminta supir bus tersebut menghentikan perjalanan untuk pemeriksaan hal yang dicurigai dan di duga sangat berbahaya tersebut agar bisa dikeluarkan dari dalam bus dan tidak menyebabkan semakin banyak korban berjatuhan akibat bau itu.
Seketika supir bus menepi dan menghentikan lajunya. Lalu seluruh penumpang diefakuasi turun dari bus beberapa orang naik ke dalam bus untuk melakukan pemeriksaan. Namun hal yang sangat mengejutkan terjadi, bau yang sangat menyengat itu hilang seketika, sang supirpun bertanya-tanya “apakah gerangan yang sedang terjadi???”...
Sampai akhirnya teka-teki ini hampir terpecahkan. Seorang bapak-bapak penumpang lainnya mencurigai apa yang ada di dalam lipatan celana cutbrai yang dikenakan teman saya tersebut. Dan bapak itu bertanya kepada teman saya.
“Hay... anak muda siapakah namamu?”
Lalu teman ku itu dengan tegasnya ia menjawab... 
“Naman saya KEJHON PAK!!!”   (nama samaran)
Bapak-bapak tersebut pun meminta agar kejon melihat apa yang ada di lipatan celana cutbrainya.
“JHON...  aku melihat ada sesuatu dalam lipatan celanamu, hal yang dari tadi aku perhatikan dan sangat mengganjal di hatiku, priksalah jhon semoga ini bisa membantu kita semua agar bisa melanjutkan perjalanan dengan tenang dan damai...”
Akhirnya kejhon pun membuka lipatan celananya secara perlahan...
Dan benar saja... teka-teki misteri bau tak sedap itupun akhir terpecahkan, ketika kejon membuka lipatan itu ditemukanlah “Sbongkah T@I” dalam lipatan celana cutbrainya yang kemudian dia cungkil menggunakan kayu (gutiek) dan di lap dengan tisue sambil menahan rasa malunya, lalu akhirnya perjalananpun di lanjutkan dan seluruh penumpangpun bisa beristirahat dan menikmati perjalanan dengan tenang dan damai...
Setelah di analisa ternyata benda berbahaya tersebut tersangkut dalam lipatan celana cutbrainya saat ia BAB dan ia lupa membuka lipatanya kembali karena terburu-buru menuju bus. Kejhon pun merasa malu bukan kepalang dan setelah itu kejonpun mulai seperti bermusuhan dan tak pernah lagi berhubungan dengan celana cutbrai manapun.  

Model dan gaya memang penting terutama bagi para kaula muda. Akan tetapi kita harus bisa memilih mana yang baik dan mana yang cocok untuk di gunakan. Celana cutbrai memang sangat fenomenal dan menjadi trend dikala itu namun banyak juga sisi negatif yang menyebabkan kerugian bagi penggunanya.
Sekian untuk kali ini dan lagi-lagi anda semua yang membaca postingan ini anda kena nguntokan saya.


      “NGUNTOK MANIAAAA...!!!  AAAAAA... AKU DI NGUNTUKI...!!!

Rabu, 20 Januari 2016

SEJARAH NGUNTOK


Nguntok berasal dari bahasa clotehan yang sering dilakukan oleh pemuda dari desa bangunrejo di kecamatan SUKAKARYA, Kab.MUSI RAWAS yang mayoritas penduduknya adalah orang jawa. Kata nguntok itu sendiri diambil dari istilah bagi orang-orang yang suka ngobrol hal-hal yang gak penting namun bersifat menghibur atau guyonan. Dikatakan nguntok karena pengibaratan bagi seorang yang sedang berbicara hingga mulut berbuih atau dalam bahasa jawa lebih dikenal sebagai (umplok/umpluk). Nguntok awalnya di gunakan oleh para remaja SMP dari lorong tobong, namun nguntok sendiri lebih dikenal sekitar tahun 2008 dan lebih populer di kalangan masyarakat semenjak ADI KUNCORO dan MIMO SOPRIONO sering menggunakannya saat berkumpul dan berinteraksi dengan sesama pemuda sebayanya hingga sekarang. Di era yang mulai agak kekinian (cieeeee... kekinian, lambe ndeso ae ngomong kekinian!!!). istilah nguntok sendiri mulai memiliki artian yang cukup meluas, nguntok bisa juga digunakan pada saat atau ketika berbagi cerita lucu atupun pada saat  sedang berkumpul dan nongkrong bareng temen. Misal :
 Mimo... “apa acara kita hari ini kun?”
 Kuncoro... “ahhh... paling juga nguntok (ngobrol/kumpul) bareng temen-temen moo...”.
Nguntok juga bisa digunakan untuk orang yang suka berbohong. Misal :
 Kuncoro...”mo... aku dulu pernah puasa gak makan apa-apa sampek 12hari”
 Mimo....”halah... kuuuunnn... NGUNTOK kok di besar-besarin”
Dan masih banyak juga hal yang bisa di ungkapkan dengan kata nguntok sesuai penempatannya. Yaaaaa...... itulah tadi sekilas info dan sejarah dari nguntok.

Di dalam blog ini, sang penulis bertujuan untuk lebih mempopulerkan lagi kata nguntok agar tidak hanya di gunakan di kecamatan sukakarya saja, tetapi juga bisa gunakan oleh masyarakat luas bahkan seindonesia. Hehehe.... namun disamping itu blog ini juga akan memberikan cerita ataupun pengalaman lucu dari sang penulis terkait nguntok itu sendiri dan berbagi cerita” gk jelas lainnya. oleh karena itu saya pamit undur diri dulu untuk cari inspirasi yang bisa saya post untuk di waktu yang akan datang, atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih karna udah baca blog gk penting ini.... hahaha kasian deh loee, baca dari tadi Cuma kena nguntokan saya... NGUNTOK MANIAAAA...!!!  AAAAAA... AKU DI NGUNTUKI...!!!

Jumat, 15 Januari 2016